3 Fase Penyakit Demam Berdarah

Rabu, 23 Oktober 2019

3 Fase Penyakit Demam Berdarah

Link Sehat - Demam berdarah rentan terjadi pada musim pancaroba alias pergantian musim kemarau ke hujan, atau sebaliknya. Infeksi ini terjadi melalui tiga fase, sehingga Anda perlu memahaminya untuk mewaspadai terjadinya kondisi demam berdarah dengue yang dapat mengancam nyawa.

Bagaimana proses terjadinya dbd?

Virus dapat menginfeksi manusia lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti betina. Ketika nyamuk tersebut menggigit manusia, virus akan masuk dan mengalir ke dalam darah untuk menginfeksi sel-sel tubuh yang sehat. Setelah masuk dalam tubuh, virus dengue membutuhkan waktu sekitar 12 hari (masa inkubasi) sebelum aktif menimbulkan gejala.

Saat tubuh mendeteksi keberadaan virus aktif, sistem imun akan membentuk antibodi khusus yang bekerja sama dengan sel darah putih untuk memberikan respons “fight” or “flight”. Proses inilah yang memunculkan berbagai gejala DBD.

Apa saja fase dbd?

Penderita DBD biasanya melalui tiga fase penyakit sejak munculnya gejala pertama hingga dinyatakan sembuh.

1. Fase demam

Infeksi virus dengue ditandai dengan demam tinggi (bisa mencapai lebih dari 40 derajat Celcius) yang muncul tiba-tiba. Biasanya, demam berlangsung selama 2-7 hari.

Bersamaan dengan demam tinggi, Anda mungkin mengalami ruam kemerahan pada kulit wajah dan sekujur badan. Keluhan lainnya berupa nyeri sendi dan otot, infeksi tenggorokan, sakit di sekitar bola mata, penurunan nafsu makan, serta mual dan muntah. Pada anak-anak, fase demam tinggi ini dapat disertai dengan kejang.

Fase ini juga ditandai dengan jumlah sel darah putih dan trombosit yang menurun.

Yang harus dilakukan: Istirahat cukup dan minum banyak cairan. Bisa minum obat penurun demam untuk membantu mengurangi gejala. Jika demam berlangsung lebih dari 3 hari, Anda sangat disarankan untuk segera pergi ke dokter.

2. Fase kritis

Fase kritis cenderung mengecoh, karena suhu tubuh Anda akan kembali normal. Tak heran jika sebagian orang menganggap bahwa dirinya telah sembuh dari sakit. Padahal pada fase ini, jumlah trombosit rentan menurun secara drastis.

Itu sebabnya pada 3-7 hari pertama setelah melewati fase demam, Anda sangat berisiko mengalami kebocoran pembuluh darah (fase demam berdarah kritis). Gejalanya berupa mimisan, muntah, dan sakit perut yang tak tertahankan.

Yang bisa dilakukan: Segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan medis segera.

3. Fase penyembuhan

Seiring suhu tubuh meningkat, trombosit juga perlahan ikut naik ke taraf normal. Cairan tubuh juga mulai kembali normal pada 48-72 jam setelahnya.

Anda dinyatakan sembuh jika jumlah trombosit dan sel darah putih kembali normal setelah dilakukan pemeriksaan.

Apa saja yang perlu dilakukan selama fase dbd?

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan selama fase dbd untuk mencegah risiko komplikasi, yakni:

  • Segera ke dokter ketika merasakan gejala awal DBD
  • Minum obat yang diresepkan dokter
  • Perbanyak minum air dan cairan elektrolit
  • Konsumsi makanan yang dapat menaikkan jumlah trombosit
  • Cukup istirahat untuk mempercepat proses pemulihan tubuh

Mengapa penderita DBD perlu minum jus jambu biji merah?

Jambu biji merah mengandung trombinol yang dapat merangsang produksi keping darah sehat dalam tubuh. Hal ini bertujuan untuk memicu pembentukan platelet atau trombosit darah baru.

Namun karena penderita DBD perlu mengonsumsi makanan yang mudah dicerna, Anda perlu mengonsumsi jambu biji merah dalam bentuk jus. Kandungan air dalam jus juga dapat mencegah dehidrasi, sehingga membantu mempercepat proses penyembuhan.

Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit berkualitas di Indonesia, Malaysia, Singapura dan negara lainnya untuk menangani keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami via Whatsapp atau isi formulir konsultasi gratis sekarang.

Medical Assistance kami siap bantu:
  • Booking tes COVID-19
  • Rekomendasi dokter atau RS
  • Buat janji dokter penyakit kronis
  • Buat janji dokter di luar negeri
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Mencari paket check up & bayi tabung (IVF)

CDC. Critical phase — clinical manifestations.
Pan American Health Organization (PAHO). Dengue: general information.


Author Novi Sulistia Wati, S.KM Novi Sulistia Wati, S.KM
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Demam Berdarah pada Anak

Demam berdarah pada anak tidak boleh dianggap sepele, karena bisa mengancam nyawanya. Perlukah Si Baca Selengkapnya...