Penyakit A-Z

Aneurisma Otak

Aneurisma Otak

Link Sehat - Aneurisma otak adalah pembesaran pembuluh darah pada otak akibat lemahnya dinding pembuluh darah. Aneurisma bisa membesar sampai seukuran buah beri.

Gejala aneurisma otak

Kebanyakan penyakit aneurisma otak tidak menimbulkan gejala. Biasanya gejala muncul saat aneurisma pecah hingga menyebabkan otak, yang sering juga dikenal dengan serangan stroke perdarahan. Beberapa gejala yang bisa dialami saat aneurisma otak pecah antara lain:

  • Pusing
  • Mual dan muntah
  • Gangguan keseimbangan
  • Leher kaku
  • Kejang
  • Pupil mata terlihat membesar
  • Mata sensitif terhadap cahaya
  • Pandangan kabur atau menjadi ganda secara mendadak
  • Kelopak mata jatuh
  • Kebingungan atau ada gejala mental lainnya
  • Penurunan kesadaran

Sedangkan pada kondisi aneurisma yang tidak pecah, ukurannya dapat terus membesar dan bisa menekan otak dan saraf di sekelilingnya. Pada kondisi ini, gejalanya berupa:

  • Nyeri kepala
  • Sisi sebelah wajah dan tubuh lemah dan baal
  • Pupil terlihat membesar
  • Pandangan ganda atau kabur
  • Nyeri di atas dan belakang mata
  • Kelopak mata terlihat jatuh
  • Kesulitan berbicara

Penyebab aneurisma otak

Aneurisma otak biasanya timbul seiring bertambahnya usia, dan ditemukan lebih sering pada usia setelah 40 tahun. Hal ini bisa juga terjadi karena adanya kelainan pembuluh darah waktu lahir. Kejadian aneurisma lebih banyak dijumpai di wanita dibandingkan pada pria.

Aneurisma lebih sering terjadi di daerah percabangan pembuluh darah, karena daerah tersebut cenderung lebih lemah dibandingkan daerah dinding pembuluh darah lainnya. Aneurisma sering dijumpai di bagian dasar otak.

Anda berisiko tinggi mengalami aneurisma otak jika:

  • Ada riwayat keluarga dengan aneurisma otak
  • Mengalami hipertensi, trauma kepala, serta kanker atau tumor di kepala dan leher
  • Mengalami abnormalitas saat lahir
  • Gaya hidup kurang sehat, seperti merokok, minum alkohol berlebihan, dan penyalahgunaan NAPZA

Diagnosis aneurisma otak

Aneurisma otak didiagnosis melalui CT scan, MRI, dan/atau angiografi.

Pengobatan aneurisma otak

Aneurisma otak yang sudah pecah perlu mendapatkan penanganan segera untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Penanganan yang diberikan antara lain:

  • Neurosurgical clipping. Klip metal akan diletakkan di bagian aneurisma yang robek untuk menghentikan perdarahan.
  • Endovascular coiling. Kateter akan dimasukkan ke dalam arteri melalui kaki atau daerah selangkangan Anda. Jika daerah pembuluh yang mengalami aneurisma ditemukan, akan diletakkan coil kecil melalui tabung ke aneurisma hingga dipenuhicoil dan darah tidak bisa melaluinya. Tindakan ini bertujuan mencegah tumbuh atau pecahnya lagi aneurisma.

Pemilihan prosedur biasanya akan dilakukan berdasar kondisi klinis, bentuk, dan letak aneurisma yang Anda alami.

Pencegahan aneurisma otak

Bagi aneurisma yang belum pecah, akan dilakukan penilaian apakah ada risiko tinggi mengalami pecah aneurisma. Apabila ada, maka dapat disarankan melakukan tindakan operasi pencegahan.

Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah aneurisma pecah atau menipis:

  • Tidak merokok
  • Batasi konsumsi kafein
  • Tidak menyalahgunakan NAPZA
  • Hindari mengangkat benda berat

Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit berkualitas di Indonesia, Malaysia, Singapura dan negara lainnya untuk menangani keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami via Whatsapp atau isi formulir konsultasi gratis sekarang.

Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.

NHS. (2018). Health A to Z. Brain aneurysm.
WebMD. (2018). Brain & nervous system. What is a brain aneurysm?.


Author dr. Elrika Anastasia W. dr. Elrika Anastasia W.
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Navigation Pengertian Gejala Penyebab Diagnosis Pengobatan Pencegahan