Penyakit A-Z

Chikungunya

Chikungunya

Link Sehat - Chikungunya, disebut juga flu tulang, adalah infeksi virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Kedua nyamuk tersebut juga dikenal sebagai penyebab demam berdarah.

Gejala penyakit chikungunya

Meski jarang menimbulkan gejala, penyakit chikungunya dapat ditandai dengan gejala berikut:

  • Demam tinggi (>38 derajat Celcius)
  • Nyeri otot, sendi, dan tulang
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Muncul ruam di tubuh
  • Tubuh lemas

Gejala penyakit chikungunya biasanya timbul 3-7 hari setelah digigit oleh nyamuk pembawa virus.

Penyebab penyakit chikungunya

Virus penyebab penyakit chikungunya tidak menyebar secara langsung dari orang ke orang. Penularan terjadi ketika Anda digigit oleh nyamuk pembawa virus.

Diagnosis chikungunya

Segera temui dokter jika Anda mengalami gejala mirip penyakit chikungunya. Beri tahu dokter jika gejala muncul setelah Anda bepergian ke daerah endemik chikungunya. Informasi yang diberikan akan membantu dokter membuat diagnosis yang tepat.

Untuk menetapkan diagnosis, tes ELISA akan dilakukan untuk mengecek keberadaan antibodi IgM dan IgG yang terkait dengan penyakit chikungunya. Kadar antibodi cenderung tinggi pada minggu ke-3 hingga ke-5 setelah gejala muncul, dan dapat bertahan hingga 2 bulan.

Pengobatan chikungunya

Tidak ada pengobatan khusus untuk menyembuhkan penyakit chikungunya, karena kondisi ini akan mereda dengan sendirinya seiring waktu. Namun pada beberapa kasus, dokter akan meresepkan paracetamol atau ibuprofen guna meredakan nyeri sendi dan demam. Penderita chikungunya juga dianjurkan untuk minum banyak cairan dan istirahat cukup.

Hal yang perlu diperhatikan adalah, jangan menggunakan aspirin atau obatantiinflamasi non-steroid (OAINS) sebelum dipastikan bahwa gejala yang dialami bukan demam berdarah. Tujuannya untuk mencegah terjadinya perdarahan.

Pencegahan chikungunya

Cara utama pencegahan chikungunya adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan tindakan 3M plus, meliputi:

  • Menguras tempat penampungan air, seperti bak mandi, minimal sekali seminggu
  • Menutup rapat tempat penampungan air
  • Mendaur ulang barang yang menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti
  • Mengatur cahaya yang cukup di dalam rumah
  • Memasang kawat anti nyamuk di ventilasi rumah
  • Menaburkan bubuk larvasida (abate) pada penampungan air yang sulit dikuras
  • Menggunakan kelambu saat tidur
  • Menanam tumbuhan pengusir nyamuk
  • Menghentikan kebiasaan menggantung pakaian
Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.

Mayo Clinic. (2017). Diseases & Conditions. What is chikungunya fever, and should I be worried.
WebMD. A to Z guides. What Is chikungunya?.


Author Novi Sulistia Wati, S.KM Novi Sulistia Wati, S.KM
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Demam Berdarah

Perlukah khawatir saat memiliki gejala DBD? Adakah vaksin dengue? Kapan penderita demam berdarah Baca Selengkapnya...

Malaria

Anda terkena malaria setelah digigit nyamuk pembawa parasit di dalam tubuhnya. Penyakit ini bisa Baca Selengkapnya...

Navigation Pengertian Gejala Penyebab Diagnosis Pengobatan Pencegahan