Penyakit A-Z

Abses Ginjal

Abses Ginjal

Link Sehat - Abses ginjal adalah kantong berisi nanah yang terbentuk di dalam rongga atau di dinding ginjal. Biasanya abses ginjal disebabkan karena trauma atau infeksi yang terkait batu ginjal.

Gejala abses ginjal

Anda dianjurkan segera bicara pada dokter jika mengalami gejala abses ginjal berikut:

  • Berat badan menurun
  • Muncul rasa tidak nyaman
  • Demam menggigil
  • Keringat berlebihan
  • Sakit perut
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Terdapat darah, nanah, atau pasir pada urine
  • Cenderung lemas
  • Kulit pucat
  • Takikardia (jantung berdetak lebih cepat)

Segera temui dokter jika Anda mengalami gejala miripa bses ginjal.

Penyebab abses ginjal

Abses ginjal disebabkan karena banyak faktor, yaitu infeksi saluran kemih batu saluran kemih, peradangan ginjal, dan perkemihan neurogenik. Penyalahgunaan obat suntik atau penyuntikkan yang tidak steril juga bisa memicu terbentuknya abses ginjal.

Anda berisiko tinggi mengalami abses ginjal jika berusia lebih dari 65 tahun dan menderita penyakit diabetes, anemia sel sabit, serta gangguan autoimun.

Diagnosis abses ginjal

Diagnosis abses ginjal dilakukan melalui pemeriksaan fisik. Tes yang direkomendasikan untuk diagnosis abses ginjal meliputi: pemeriksaan urine, tes darah, rontgen, USG, CT scan, dan MRI.

Pengobatan abses ginjal

Abses ginjal yang tergolong ringan bisa diatasi dengan pemberian antibiotik melalui infus. Sedangkan pada kasus yang parah, biasanya diatasi dengan operasi. Berikut ini penjelasan detail mengenai pengobatan abses ginjal:

  • Antibiotik merupakan perawatan utama untuk mengatasi infeksi ginjal, baik dalam bentuk oral atau suntikan. Lama penggunaan sesuai dengan tingkat keparahan penyakit. Anda perlu menghabiskan antibiotik yang diberikan dokter untuk memastikan infeksi benar-benar hilang.
  • Ace inhibitors untuk mengatasi abses ginjal yang disebabkan karena hipertensi.
  • Penderita abses ginjal yang mengalami diabetes akan mendapat pengobatan berupa metformin dan insulin.
  • Drainase perkutan. Tindakan membuat saluran untuk mengalirkan nanah dari ginjal ke luar tubuh melalui selang kecil yang ditanam di kulit pinggang, disebut kateter. Kateter akan ditinggalkan sementara untuk mengeluarkan nanah secara rutin sampai absesnya sembuh. Suntikan antibiotik diberikan harian selama pengobatan.

Abses ginjal perlu mendapat penanganan serius. Sebab jika dibiarkan tanpa penanganan, abses ginjal bisa menyebar ke bagian tubuh lain, seperti aliran darah dan paru-paru, yang berpotensi mengancam nyawa.

Pencegahan abses ginjal

Terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah abses ginjal, antara lain:

  • Tetap terhidrasi. Anda perlu mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas per hari atau disesuaikan dengan kebutuhan. Minum banyak cairan bisa membantu mencegah menetapnya bakteri di saluran kemih.
  • Apabila mengalami infeksi saluran kemih atau batu saluran kemih, lakukan pengobatan hingga tuntas.
Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.

NHS Inform. (2019). Illnesses and conditions. Kidney infection.
Urology care fundation. Urologic conditions. What is kidney (renal) abscess.


Author Novi Sulistia Wati, S.KM Novi Sulistia Wati, S.KM
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Abses Otak

Penderita abses otak perlu dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit terdekat agar segera Baca Selengkapnya...

Abses Kulit

Anda perlu mengenali beberapa kondisi saat abses kulit perlu segera ditangani untuk mencegah Baca Selengkapnya...

Abses Payudara

Meskipun jarang menyebabkan payudara terasa nyeri dan iritasi, terdapat beberapa tipe kanker Baca Selengkapnya...

Prosedur Drainase untuk Atasi Abses

Setiap orang yang terdiagnosa mengalami abses akan disarankan untuk menjalani tindakan drainase Baca Selengkapnya...

Navigation Pengertian Gejala Penyebab Diagnosis Pengobatan Pencegahan