Apa Itu Suntik Botox?

Kamis, 09 Januari 2020

Apa Itu Suntik Botox?

Link Sehat - Suntik botox adalah prosedur kecantikan untuk menghilangkan kerutan di wajah, menaikkan alis, mengoreksi bentuk rahang, dan mengurangi produksi keringat berlebih. Botox merupakan zat protein yang diproduksi oleh bakteri Clostridium botulinum.

Siapa yang perlu melakukan suntik botox?

Botox dapat dilakukan oleh siapa saja, terutama bagi yang mengalami masalah berikut:

  • Ketiak basah
  • Migrain
  • Muncul kerutan di wajah
  • Otot-otot tubuh kaku
  • Gangguan buang air kecil
  • Kedutan pada mata dan/atau mata juling

Bagaimana cara kerja suntik botox?

Botox dilakukan dengan menyuntikkan toksin botulinum. Setelah disuntik ke tubuh, toksin botulinum akan memblokir sinyal kimia tertentu dari saraf yang sebagian besarnya menyebabkan otot berkontraksi. Setelah disuntikkan ke tubuh, toksin botulinum mencegah pelepasan asetilkolin, mencegah kontraksi sel-sel otot sehingga otot menjadi lebih rileks.

Cara kerja inilah yang mendasari penggunaan botox untuk mengendurkan otot-otot wajah penyebab kerutan di dagu dan sekitar mata, serta beberapa gangguan kesehatan terkait otot atau organ yang dipengaruhi oleh asetilkolin.

Sebelum perawatan

Anda perlu memberitahu dokter jika pernah menjalani perawatan suntik botox dalam empat bulan terakhir. Beritahu juga dokter jika Anda menggunakan pelemas otot, alat bantu tidur, serta mengonsumsi obat alergi atau pengencer darah. Anda mungkin disarankan untuk berhenti meminumnya beberapa hari sebelum suntik diberikan.

Anestesi dapat diberikan untuk mengurangi ketidaknyamanan selama perawatan berlangsung.

Saat perawatan

Dokter akan menggunakan jarum tipis untuk menyuntikkan sejumlah kecil toksin botulinum ke kulit atau otot Anda. Jumlah suntikan yang dibutuhkan tergantung pada banyak faktor, termasuk luasnya daerah yang dirawat.

Setelah perawatan

Suntikan botox biasanya mulai bekerja satu hingga tiga hari setelah perawatan. Hasilnya tergantung pada masalah yang sedang dirawat. Untuk mendapatkan hasil optimal, suntik botox dapat diberikan ulang secara berkala.

Suntik botox dapat menimbulkan efek samping, sehingga Anda perlu berdiskusi dengan dokter terkait kemungkinan tersebut.

Bagaimana proses pemulihan pasca suntik botox?

Hindari kebiasaan menggosok atau memijat area yang telah disuntik, setidaknya 24 jam setelah perawatan. Hal ini dilakukan untuk mencegah toksin menyebar ke area tubuh lain. Anda bisa kembali menjalani aktivitas normal segera setelah perawatan.

Di mana suntik botox dapat dilakukan?

Anda bisa datang ke klinik kecantikan untuk mendapatkan perawatan suntik botox. Anda bisa menghubungi Medical Consultant via Whatsapp atau isi formulir konsultasi gratis kami untuk mendapatkan estimasi biaya, rekomendasi dokter, klinik kecantikan, dan Rumah Sakit di Indonesia maupun luar negeri, serta buat janji dokter spesialis terkait prosedur kecantikan suntik botox.

Medical Assistance kami siap bantu:
  • Booking tes COVID-19
  • Rekomendasi dokter atau RS
  • Buat janji dokter penyakit kronis
  • Buat janji dokter di luar negeri
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Mencari paket check up & bayi tabung (IVF)

Mayo Clinic. (2019). Patient care & health information. Tests & procedures. Botox injections.
Medical News Today. (2017). Everything you need to know about botox.



Author Novi Sulistia Wati, S.KM Novi Sulistia Wati, S.KM
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Dermal Filler untuk Samarkan Kerutan di Wajah

Dermal filler dilakukan sesuai indikasi dan keinginan Anda, sehingga perlu berkonsultasi dengan Baca Selengkapnya...

Apa Itu Operasi Plastik?

Operasi plastik bisa dilakukan u/ memperbaiki cacat dan kekurangan pada fisik sekaligus memperbaiki Baca Selengkapnya...

Skin Lightening untuk Mencerahkan Wajah

Siapa saja boleh menjalani perawatan mencerahkan kulit, terutama bagi Anda yang memiliki tanda lahir Baca Selengkapnya...