Dermal Filler untuk Samarkan Kerutan di Wajah

Rabu, 04 Maret 2020

Dermal Filler untuk Samarkan Kerutan di Wajah

Link Sehat - Dermal filler adalah prosedur kecantikan untuk memperbaiki dan/atau mengoreksi area wajah tertentu. Misalnya, untuk menyamarkan kerutan dan garis-garis halus di wajah, meratakan tekstur dan menghaluskan kulit, serta menghilangkan bekas luka. Suntik filler juga dapat dilakukan untuk menebalkan bibir.

Siapa yang perlu menjalani dermal filler?

Dermal filler bisa dilakukan oleh siapa saja yang berusia di atas 18 tahun. Prosedur ini dilakukan sesuai indikasi dan keinginan Anda, sehingga perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukannya.

Anda tidak diperbolehkan melakukan dermal filler jika mengalami:

  • Infeksi aktif di area kulit yang akan disuntik
  • Alergi atau reaksi hipersensitivitas terhadap material filler
  • Alergi terhadap obat anestesi lokal

Bagaimana cara kerja dermal filler?

Dermal filler dilakukan oleh dokter spesialis kulit (dermatolog), dokter bedah kecantikan, atau terapis kecantikan yang kompeten dan memiliki sertifikat ahli dalam melakukan dermal filler. Perawatan akan berlangsung sekitar 30 menit. Hasil perawatan dapat bertahan sekitar 6-12 bulan.

Sebelum perawatan

Dokter akan mensterilkan area kulit yang dirawat. Bila perlu, diberikan anestesi lokal untuk mengurangi ketidaknyamanan saat perawatan berlangsung.

Saat perawatan

Prosedur dermal filler dilakukan dengan cara menyuntikkan cairan (seperti asam hialuronat, kolagen, atau silikon) ke bawah permukaan kulit. Hasilnya, area di wajah yang telah disuntikkan menjadi lebih berisi dan/atau tanda penuaan dini tersamarkan.

Dermal filler dapat menimbulkan efek samping, sehingga Anda perlu berdiskusi dengan dokter terkait kemungkinan tersebut.

Setelah prosedur

Setelah prosedur selesai, dokter akan memberikan salep antibiotik untuk dioleskan pada area bekas suntikan filler. Bila diperlukan, dokter akan memberikan obat anti nyeri.

Adakah pemulihan pascadermal filler?

Setelah perawatan, Anda tidak diperbolehkan menyentuh dan memencet area wajah yang baru saja disuntik. Anda juga tidak boleh menggunakan riasan (make-up) selama beberapa hari setelah perawatan. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko perpindahan filler yang telah disuntikkan.

Anda perlu menggunakan tabir surya setiap ingin beraktivitas di luar ruangan untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV matahari dari perubahan pigmen setelah terjadi pembengkakan akibat suntikan.

Di mana bisa menjalani dermal filler?

Anda bisa datang ke klinik kecantikan untuk mendapatkan perawatan dermal filler. Hubungi Medical Consultant kami jika Anda membutuhkan rekomendasi dokter dan/atau klinik kecantikan penyedia layanan dermal filler terbaik di dalam negeri ataupun luar negeri.

Medical Assistance kami siap bantu:
  • Booking tes COVID-19
  • Rekomendasi dokter atau RS
  • Buat janji dokter penyakit kronis
  • Buat janji dokter di luar negeri
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Mencari paket check up & bayi tabung (IVF)

Healthline. (2017). What’s the difference between botox and dermal fillers?
Medical News Today. (2018). What is the difference between botox and dermal fillers?.


Author Novi Sulistia Wati, S.KM Novi Sulistia Wati, S.KM
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Apa Itu Suntik Botox?

Suntik botox adalah prosedur kecantikan untuk menghilangkan kerutan di wajah, menaikkan alis, Baca Selengkapnya...

Chemical Peeling Agar Wajah Makin Glowing

Chemical peeling banyak dilakukan untuk memperbaiki tampilan kulit serta menyamarkan garis-garis Baca Selengkapnya...

Apa Itu Operasi Plastik?

Operasi plastik bisa dilakukan u/ memperbaiki cacat dan kekurangan pada fisik sekaligus memperbaiki Baca Selengkapnya...