Kanker Testis

Rabu, 15 April 2020

Kanker Testis

Link Sehat - Kanker testis adalah pertumbuhan sel-sel yang tidak terkendali pada salah satu atau kedua testis. Testis, disebut juga buah zakar, merupakan organ berbentuk oval, berjumlah dua buah, berada di bawah penis dan berada di dalam kantong zakar (skrotum). Testis berfungsi untuk memproduksi sel sperma dan hormon seperti testosteron.

Gejala kanker testis

Kemunculan kanker testis dapat dicurigai dari tanda dan gejala berikut:

  • Benjolan yang tidak terasa nyeri pada testis
  • Pembengkakan atau rasa bertambah beratnya skrotum, dengan atau tanpa disertai nyeri
  • Kumpulan cairan di testis
  • Nyeri pada skrotum atau selangkangan
  • Tanda pubertas dini yang muncul pada anak laki-laki

Jika Anda mengalami gejala di atas, segera Konsultasi Dokter Online di aplikasi LinkSehat. Download Sekarang. Hubungi Medical Consultant LinkSehat melalui WhatsApp 0857 8000 8707 atau isi formulir konsultasi gratis di sini jika Anda membutuhkan dokter/RS dan perkiraan biaya untuk pengobatan kanker terbaik di Indonesia, Singapura, Malaysia, dan negara lainnya.

Penyebab kanker testis

Sampai saat ini penyebab kanker testis belum diketahui dengan pasti. Namun, ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker testis, yaitu:

  • Testis yang sejak lahir tidak turun ke dalam skrotum atau tidak terbentuk sebagaimana mestinya
  • Riwayat keluarga yang terkena kanker testis (ayah atau saudara laki-laki)
  • Infeksi HIV, virus yang menyebabkan AIDS

Diagnosis kanker testis

Anda dapat melakukan pemeriksaan mandiri di rumah. Misalnya setelah atau saat mandi, ketika kondisi kulit dalam keadaan rileks. Caranya dengan berdiri tegak lalu raba kedua testis sambil memberikan sedikit tekanan menggunakan jari-jari tangan. Bila teraba benjolan yang keras, kecil, nyeri atau pembengkakan baik nyeri atau tidak nyeri, segera konsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan selanjutnya.

Setelah melakukan wawancara, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik rutin, terutama pada testis Anda. Jika ditemukan pemeriksaan yang abnormal, dokter akan mengusulkan beberapa pemeriksaan penunjang untuk mengkonfirmasi diagnosis.

  • Ultrasonografi (USG) untuk melihat adanya pertumbuhan sel-sel abnormal
  • Pemeriksaan darah. Kanker testis menghasilkan protein atau enzim khusus yang dapat dideteksi di dalam darah.
  • Biopsi. Dokter Anda akan mengambil sedikit jaringan dari testis Anda untuk diperiksa di laboratorium. Pemeriksaan ini seringkali dilakukan di kamar operasi dengan pembiusan. Jaringan yang diambil akan diperiksa saat itu juga dan bila terbukti merupakan kanker, dokter akan mengambil salah satu atau kedua testis untuk menghindari penyebaran kanker.
  • X-Ray atau scan. Jika Anda terbukti terkena kanker, dokter akan melakukan beberapa tes lain untuk memastikan sel-sel kanker belum menyebar ke organ lain. Pemeriksaan ini diantaranya X-ray, CT Scan atau MRI.

Pengobatan kanker testis

Pengobatan kanker testis disesuaikan dengan stadium kanker, kondisi kesehatan dan keinginan untuk memiliki anak.

Pada kanker stadium awal, dokter akan melakukan observasi pertumbuhan kanker. Namun pada stadium lebih tinggi, Anda mungkin dapat diberikan pilihan pengobatan lain, seperti:

  • Operasi pengangkatan satu atau kedua testis, disebut orkiektomi. Dokter akan mengganti testis dengan prostetik jika Anda bersedia.
  • Terapi radiasi untuk membunuh sel-sel kanker pada testis.
  • Kemoterapi. Beberapa obat dapat diberikan untuk membunuh sel kanker yang ada dan menghambat pertumbuhannya.

Setiap tindakan pengobatan di atas memiliki efek samping seperti kurangnya sel darah merah, rambut rontok, infertilitas, mual-muntah dan lain-lain. Maka itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter mengenai efek samping tersebut.

Apakah pengangkatan testis akan mempengaruhi kesuburan?

Pengangkatan testis memang berpotensi mempengaruhi kesuburan. Itu mengapa sebelum memulai terapi, sperma Anda akan ditaruh di bank sperma. Meski begitu, operasi pengangkatan testis tetap disarankan untuk mengatasi kanker testis karena jika dibiarkan, kanker ini dapat meningkatkan risiko ketidaksuburan (infertilitas) dan menurunkan kadar testosteron.

Pencegahan kanker testis

Hingga saat ini belum diketahui cara mencegah kanker testis. Oleh karena itu sangat ditekankan pada pemeriksaan mandiri untuk menemukan adanya kelainan dan mengobatinya sedini mungkin.

Medical Assistance kami siap bantu:
  • Booking tes COVID-19
  • Rekomendasi dokter atau RS
  • Buat janji dokter penyakit kronis
  • Buat janji dokter di luar negeri
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Mencari paket check up & bayi tabung (IVF)

WebMD. (2020). Testicular cancer.


Author dr. Nathania Tjuwatja dr. Nathania Tjuwatja
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Berbagai Pilihan Pengobatan Kanker

Bersama dengan dokter, Anda dapat menimbang manfaat dan risiko dari setiap pilihan perawatan kanker.

Kanker Penis

Penyebab kanker penis belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor berikut diduga dapat Baca Selengkapnya...

Kanker Prostat

Biasanya kanker prostat tumbuh dengan perlahan dan tidak menimbulkan gejala berat. Kanker prostat Baca Selengkapnya...